10 Tips Membeli Lensa Bekas yang Berkualitas

Tips Membeli Lensa Bekas

Bagian dari kamera yang memiliki harga cukup mahal adalah lensanya. Harga lensa baru semakin hari semakin mahal terutama jika kita ingin membeli lensa keluaran terbaru dengan spesifikasi yang canggih pula. Alternatif yang bisa digunakan ketika ingin memiliki lensa kamera dengan spesifikasi yang bagus namun terhambat oleh harganya yang fantastis, kamu bisa mencari lensa bekas karena harganya yang relatif lebih murah.

Namun untuk bisa mendapatkan lensa bekas yang berkualitas, tidaklah mudah. Kamu harus tahu beberapa hal terlebih dahulu, sehingga tidak salah memilih.

Berikut beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan kektika memilih membeli lensa bekas dibandingkan dengan lensa baru yang harganya mahal.

Keuntungan Membeli Lensa Bekas

Alasan utama memilih lensa bekas pastinya pada harganya yang murah, sehingga kamu bisa menghemat cukup banyak uang. Rentang harga lensa bekas bisa berada di kisaran 30% lebih murah dibandingkan kondisi barunya, bahkan untuk lensa yang memiliki umur lebih tua, kamu bisa mendapatkan harga yang lebih murah lagi.

Alasan lainnya adalah ketika kamu akan ganti haluan dari Nikon ke Canon, maka seluruh peralatan Nikon yang pernah digunakan harus dijual. Sebagai gantinya, semua biaya hasil penjualan digunakan untuk membeli lensa bekas dari canon, sehingga bisa lebih menghemat biaya.

Resiko Membeli Lensa Bekas

Barang bekas pasti ada resiko yang harus kita terima. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah dengan meminimalisir resiko yang akan terjadi. Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk meminimalisir resiko tersebut. Nah, pada kesempatan kali ini Tokofoto.co akan membantu dengan memberikan tips membeli lensa bekas yang bisa dilakukan untuk meminimalisir resiko tersebut.

Tips Membeli Lensa Bekas

Berikut adalah beberapa panduan yang bisa kamu lakukan sebelum membeli sebuah lensa bekas:

1. Membeli Lensa dari Orang yang Dikenal

Disarankan untuk membeli langsung dari orang yang kamu kenal. Hal ini bisa menghindari banyak sekali resiko karena kita tahu reputasi kenalan kita tadi. Jika kamu membeli lensa bekas dari teman, kamu pasti tahu riwayar pemakaian serta bisa mencoba dan mengujinya secara leluasa terlebih dahulu.

2. Usahakan COD

Transaksi online dengan nilai transaksi 500.000 rupiah kamu akan merasa aman-aman saja, tapi ketika kamu akan membeli lensa bekas seharga sepeda motor sangat disarankan untuk bertemu dengan penjual secara langsung. Kamu harus memeriksa kondisi optik, kinerja mekanis, fisik lensa dan bagian lainnya.

3. Periksa Kondisi Optik Lensa

Kamu harus mengamati bagian-bagian pada lensa terutama di bagian optiknya. Apakah terdapat jamur, goresan atau debu. Jenis cacat seperti yang sudah disebutkan seharusnya mudah untuk dilihat. Goresan kecil dan debu yang ada pada lensa bisa menjadi bahan tawar-menawar yang masuk akal. Karena jamur dan debu di lensa cukup parah membuat harga kamera turun jauh.

4. Periksa Kondisi Body Lensa

Goresan yang timbul di body lensa adalah hal yang wajar karena lensa adalah alat pendukung kerja, bukan hiasan semata. Yang perlu diperhatiakan adalah bagian sambungan lensa, kalau ada bekas usaha untuk membuka lensa, maka kamu harus menanyakannya.

Cacat pada body lensa yang serius seperti penyok harus diamati karena takutnya lensa sudah pernah jatuh sebelumnya. Body dari lensa juga sangat berpengaruh terhadap harga jualnya, tentu saja lensa yang bodynya mulus memiliki harga yang lebih tinggi.

5. Membawa Laptop ketika Bertemu Penjual

Laptop digunakan untuk melihat hasil gambar ketika kamu akan melakukan pengetesan lensa. Hasil foto yang dilihat dari finder akan berbeda dengan hasil foto yang sudah ditransfer ke laptop. Zoom hasil foto maksimal untuk memeriksa cacat, misalnya autofokus yang sering meleset atau problem centering.

6. Centering Problem

Coba potret objek yang memiliki pattern berulang. Lalu amati kualitas foto, jika foto dibagian kanan sama bagusnya dengan hasil bagian kiri, maka lensa tidak memiliki centering problem.

7. Too Good to be True

Jika kamu ingin memiliki lensa dengan harga barunya Rp 20 juta dan ada yang menjual kondisi bekas dengan harga Rp 5 juta dan umurnya belum menginjak satu tahun, hari-hati, karena itu bisa jadi sebuah penipuan yang bisa merugikan kamu. Jadilah orang yang rasional dan teliti untuk memilih lensa bekas.

8. Cek Kerja Autofokusnya

Kecepatan sistem autofokus lensa sangat bergantung pada kualitas lensa dan juga kamera. Tapi jika kamu memutuskan untuk membeli lensa yang bagus, sudah dipastikan penguncian fokus pun akan sangat mudah dan akurat. Pastikan sistem autofokus akurat dengan cara melakukan pengetesan mode single atau continuous focus.

9. Cek Fokusing Ring dan Zoom Ring

Fokusing ring adalah bagian pada lensa yang bisa diputar untuk mengubah titik fokus ketika menggunakan mode manual. Zoom ring adalah untuk mengatur zooming lensa. Jika ada salah satu ring yang ketika diputar ternyata tidak mulus, ada beberapa masalah, dimana masalah tersebut sangat serius untuk sebuah lensa.

10. Periksa Bilah Aperture

Coba kamu pasangkan lensa pada kamera dan ubah setting aperturenya dan gunakan tombol DOF preview. Periksa apakah tampak oli atau bekas oli yang muncul di bilah aperture didalamnya. Apakah bilah aperture bergerak bebas?

Ingat! Membeli lensa bekas harus benar-benar teliti agar tidak menyesal di kemudian hari. Semoga artikel di atas bisa membantu kamu yang ingin memiliki lensa bagus namun terkendala dengan harganya dan hanya bisa beli lensa bekas saja.

Cari jasa fotografi bandung yang berkualitas? Kamu bisa langsung menghubungi kontak yang tersedia di Tokofoto.co. Lakukan konsultasi gratis pada admin kami.

One thought on “10 Tips Membeli Lensa Bekas yang Berkualitas

  1. Pingback: Tips Memilih Tas Kamera DSLR dan Mirrorless yang Tepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

× Info Harga Promo