7 Kesalahan Fotografer Pemula

kesalahan fotografer pemula

Dalam dunia digital seperti sekarang, seorang fotografer dapat mengambil gambar, memilih yang terbaik lalu membuang sisanya dengan sangat mudah.Sehingga seorang fotografer dengan sangat mudah memotret kemudian menyortir hasil jepretannya setelah sesi pemotretan selesai. Kemudahan itu membuat sebagian fotografer banyak menyepelekan beberapa hal. Berbuat salah itu wajar, tapi ada baiknya agar menghindari kesalahn tersebut, baca artikel kesalahan fotografer pemula agar kamu terhindar.

Kesalahan Fotografer Pemula yang Sering Dialami

Dunia digital membuat fotografi menjadi lebih ramai dikalangan masyarakat, sehingga banyak orang semakin mencintai dunia fotografi.

Bahkan saat ini memiliki kamera DSLR telah menjadi trend di kalangan anak muda. Berikut ini beberapa kesalahan fotografer pemula yang umum terjadi pada fotografer pemula.

Letak Objek yang Monoton

Yang Pertama adalah Objek yang Monoton. Kebiasaan ini sering terulang  bagi orang ketika memotret akan meletakkan objek tepat ditengah-tengah foto. Meletakan objek ditengah foto tidaklah salah, komposisi ini juga bisa menghasilkan hasil foto yang bagus. Hanya saja apabila terus menerus meletakan objek ditengah foto, maka foto Anda akan terasa monoton dan membosankan.

Cobalah memotret dengan variasi angle yang lain seperti High and Low Angle. Hal tersebut tidak sulit kamu hanya tinggal menyesuakani dengan kata-katanya  “High angle” berarti sudut tembak yang lebih tinggi dari objek, sedangkan “low angle” berarti sudut tembak yang rendah dari objek yang kita jadikan sasaran.

Gambar Kabur (Blur)

kesalahan fotografer pemula

Selain letak objek gambar blur pun jadi maslah utama. Masalah ini biasa terjadi karena kamera yang bergerak, kecepatan rana yang kurang dan intensitas cahaya yang rendah.

Jika Anda menggunakan auto focus pastikan untuk memberikan kamera cukup waktu untuk fokus pada objek yang tepat dan kunci-ke target.

Biasanya dengan kamera digital diatur ke Otomatis, memegang tombol shutter setengah jalan ke bawah akan mengaktifkan fokus otomatis sehingga ketika Anda siap, Anda cukup menekan tombol shutter sepenuhnya untuk mengambil gambar.

Jika Anda menggunakan mode manual untuk mengatur kecepatan rana Anda coba atur ke pengaturan yang lebih cepat.

Jika Anda rana kecepatan pada Auto, coba atur bukaan lensa Anda ke pengaturan F-stop rendah untuk memungkinkan lebih banyak cahaya. Dalam kondisi cahaya rendah Anda mungkin perlu untuk meningkatkan cahaya yang tersedia untuk kamera dengan menggunakan reflektor, lampu atau flash.

Merah Mata (disebabkan oleh flash)

Mata merah pada objek ini biasa terjadi karena penggunaan flash saat Anda memotret. Untuk menghindari efek mata merah, coba tambahkan lampu dan / atau reflektor dan tidak menggunakan flash. Kecepatan rana lebih lama juga dapat membantu dalam pengaturan cahaya rendah. Pengaturan “Red eye Reduction” pada beberapa kamera digital kadang-kadang efektif.

Lensa Kotor

kesalahan fotografer pemula

Biasakan memeriksa lensa kamera Anda dan membersihkan lensa Anda sebelum melakukan pemotretan. Juga pastikan untuk berhati-hati dalam cara Anda menangani lensa Anda, untuk tidak menggaruknya dengan pakaian abrasif. Gunakanlah cleaning kit untuk membersihkan lensa Anda, ini dianjurkan agar tidak menimbulkan goresan pada lensa.

Terlalu Silau

kesalahan fotografer pemula

Kadang-kadang hanya dengan menggerakkan kamera ke tempat yang berbeda Anda dapat menghindari silau yang tidak diinginkan dari sumber cahaya dan refleksi. Menggunakan filter UV adalah ide yang baik untuk menghilangkan efek silau yang tidak diinginkan dari gambar Anda. Filter lainnya dapat mengurangi tingkat warna yang berlebihan dan menyesuaikan warna pencahayaan untuk keseimbangan warna yang lebih baik.

Baterai Mati

kesalahan fotografer pemula

Baterai mati bukan hanya dialami oleh pemula, tapi hampir setiap fotografer. kamu pernah kan ketika kita sedang seru memotret lalu baterai tiba-tiba habis dan Anda tidak memiliki baterai cadangan, pasti sangat mengesalkan bagi Anda.

Membeli baterai cadangan dianjurkan bagi Anda agar tidak mengalami hal ini. Biasakanlah mengisi baterai terlebih dahulu sehari sebelum pemotretan.

Pastikan daya baterai terisi hingga penuh. Belilah baterai cadangan, mungkin menjadi beban karena harganya yang cukup mahal.

Hal tersebut  akan terbayar ketika Anda dapat menggunakannya utnuk memotret momet indah dalam hidup Anda dan tidak ada gangguan baterai habis.

Out Of Memory / Film

kesalahan fotografer pemula

Agar terhindar dari Masalah ini kamu perlu mempersiapkan memory sebelum Anda pergi hunting. Pemahaman mengenai resolusi gambar pada saat memotret juga cukup penting.

Pengaturan kualitas gambar tertinggi yang tersedia dapat menghabiskan banyak memori sehingga Anda kehabisan memori lebih cepat.

Gambar resolusi yang lebih tinggi juga mengambil lebih banyak memori dan memakan waktu lebih lama untuk meng-upload.

Jika Anda hanya posting gambar di Facebook atau Instagram Anda mungkin tidak perlu pengaturan tertinggi. Jika Anda mencetak gambar Anda dalam ukuran yang besar, Anda mungkin perlu pengaturan tertinggi yang tersedia. Jadi, semuanya tergantung pada apa yang akan Anda lakukan dan butuhkan pada foto Anda berikutnya.

Kesimpulan 

Nah bagaimana artikelnya? Apakah sudah cukup membuat Anda jauh menjadi lebih pandai lagi untuk menghindari beberapa kesalahan pada Fotografer pemula? Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda dan menghindari kesalahan yang umum dilakukan.

Baca Juga : Kamu Newbie Dalam Fotografi?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Konsultasi Gratis